You are here: Home » Biologi » Proses Karbohidrat Dipecah Menjadi Energi

Proses Karbohidrat Dipecah Menjadi Energi

Proses Karbohidrat Dipecah Menjadi Energi – Setiap makhluk hidup pasti membutuhkan energi untuk melaksanakan aktivitas sehari-hari.

Proses Karbohidrat Dipecah Menjadi Energi

Proses Karbohidrat Dipecah Menjadi Energi

Begitu juga dengan tumubuhan. Untuk tetap bisa tumbuh dan berkembang tanaman juga memerlukan energi. Energi yang digunakan tumbuhan berupa ATP (Adenosine Triphospate).

Kita ketahui sendiri, kalau makanan yang paling bagus untuk menghasilkan energi adalah makanan yang mengandung karbohidrat.

Selain itu senyawa karbohidrat juga paling mudah untuk dikonversi menjadi energi. Karbohidrat adalah senyawa organik yang disusun oleh unsur karbon, hidrogen, serta oksigen.

Ada beragam jenis karbohidrat yang ada, keberagaman jenis karbohidrat tersebut dikarenakan unsur karbon yang berbeda-beda dalam penysusunan karbohidrat tersebut.

Didalam tanaman, karbohidrat umumnya berbentuk sakarida (gula). Dan Anda mungkin juga tahu, kalau tanaman bisa menghasilkan sendiri sakarida dalam bentuk pati dari hasil fotosintesis. Terdapat dua macam karbohidrat yang sering digunakan. Pembedaan jenis tersebut didasarkan oleh jumlah karbon yang menysusun karbohidrat (sakarida) tersebut. Karbohidrat kompleks dan juga karbohidrat sederhana. Karbohidrat kompleks disusun oleh 3-10 unit gula atau disebut oligosakarida. Sedangkan karbohidrat sederhana hanya disusun oleh 1 unit gula atau disebut monosakarida dan juga disakarida yang merupakan unit gula ganda.

Metabolisme yang Menghasilkan Energi

Pastinya Anda tidak asing dengan istilah metabolisme. Secara teori, metabolisme adalah reaksi kimia yang terjadi dalam sel pada makhluk hidup.

Ada banyak sekali proses metabolisme. Akan tetapi sera umum dapat dibedakan berdasarkan proses metabolisme tersebut.

Ada yang berupa katabolisme, anabolisme dan juga amfibik. Katabolsime adalah proses perombakan molekul. Anabolisme adalah proses menyusunan ulang molekul. Sedangkan amfibik adalah gabungan dari proses katabolisme dan anabolisme.

Salah satu proses metabolisme yang menghasilkan energi adalah glikolisis. Proses glikolisis terjadi pada sitosol sel. Dimana gula dalam bentuk glukosa akan dipecah menjadi energi dalam bentuk ATP. Dalam glikolisis tersendiri terbagai menjadi 2 tahapan.

Fase membutuhkan energi dan fase menghasilkan energi. Mula-mula glukosa akan disusun kembali dengan mengikat 2 unsur fosfat. Unsur fosfat yang digunakan diambil dari 2 molekul ATP yang digunakan pada fase pertama.

Kemudian unsur fosfat tersebut akan membentuk senyawa gula yang tidak stabil, dan nantinya gula tersebut akan dibagi menjadi dua bentuk glyceraldehyde-3-phospate. Berlanjut pada fase berikutnya, glyceraldehyde-3-phospate yang sudah terbentuk akan diubah menjadi asam piruvat, serta akan menghasilkan 2 molekul ATP dan 1 NADH.

Perlu diingat kalau yang diubah menjadi asam piruvat dan 2 ATP hanya 1 glyceraldehyde-3-phospate. Jika terdapat 2 glyceraldehyde-3-phospate. Maka ATP yang dihasilkan menjadi 4 molekul, begitu juga dengan NADH.

Baca juga : Proses Glikolisis Aerobik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *