You are here: Home » Biologi » Penjelasan Lengkap Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Cherry

Penjelasan Lengkap Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Cherry

Saat kecil kamu pasti pernah merasakan buah ceri kan? Ceri yang memiliki nama latin Prunus Subg. Ceracus merupakan sebuah subgenus tumbuhan dari Prunus yang ciri utamanya memiliki bunga corymbs kecil majemuk. Ciri lainnya juga memiliki buah yang halus dengan hanya alur lemah pada satu sisinya, atau tidak memiliki alur. Subgenus sendiri merupakan tanaman asli dari daerah beriklim belahan bumi utara, dengan dua spesiesnya ada di Amerika, tiga di Eropa, serta sisanya ada di Asia.

Di Indonesia, tanaman ini sudah tidak asing. Kita sering menjumpai tanaman ceri tumbuh di pinggiran jalan karena tanaman ini tergolong tumbuhan liar. Walaupun merupakan tanaman liar, buahnya yang memiliki rasa yang manis memiliki banyak manfaat salah satunya adalah sebagai antiseptik.

Selain itu, buah ceri biasanya juga dijadikan sebagai hiasan hidangan makanan ataupun minuman. Buah ceri memiliki kandungan antosianin, yaitu pigmen warna merah yang fungsinya baik untuk kesehatan karena merupakan antioksidan. Manfaat lain yang bisa kita dapatkan apabila rutin mengkonsumsi buah ceri setiap hari adalah dapat menurunkan jumlah kadar asam urat di dalam tubuh hingga bisa menyembuhkan pirai.

Baca Juga : Klasifikasi Angsana

Untuk mengenal lebih jauh lagi mengenai tanaman ceri, berikut adalah ulasan tentang klasifikasi dan morfologi dari tanaman ceri.

Klasifikasi Tanaman Cherry

  • Kingdom : Plantae
  • Sub Kingdom : Tracheobionta
  • Super Divisi : Spermatophyta
  • Divisi : Magnoliophyta
  • Kelas : Magnoliopsida
  • Sub Kelas : Dilleniidae
  • Ordo : Malvales
  • Family : Elaeocarpaceae
  • Genus : Mutingia
  • Spesies : Mutingia calabura L.

Morfologi Tanaman Cherry

  1. Morfologi Batang

Morfologi yang pertama pada tanaman ceri adalah pada bagian batangnya. Batang pada tanaman ceri mendatar. Selain itu, batang pada tanaman ceri akan menggantung pada ujungnya. Hal ini menyebabkan tanaman ceri bisa menjadi tumbuhan yang sangat rindang. Ranting pada tanaman ceri juga memiliki rambut halus dan bercampur dengan rambut kelenjar.

Ciri khas lainnya dari batang tanaman ceri adalah, kayu batangnya yang mudah kering dan sangat lunak. Hal ini menyebabkan tanaman ceri mudah sekali untuk patah. Karena itulah banyak orang yang memanfaatkan batang tanaman ceri ini sebagai bahan kayu bakar, bahan tali, hingga bahan pembuatan pembalut.

  1. Morfologi Daun

Kita akan sangat mudah melihat ciri fisik dari daun tanaman ceri. Daun ceri memiliki tulang daun yang menyirip. Fisik daun tanaman ceri tidaklah simetris dan juga pada bagian tepi daunnya bergerigi. Daun tanaman ceri ini sangat mudah sekali untuk tumbuh. Ia akan tumbuh dengan sangat lebat dalam jangka waktu yang hanya beberapa bulan saja.

  1. Morfologi Bunga

Bunga pada tanaman ceri umumnya terletak pada bagian ketiak daun. Bunga tanaman ceri ini memiliki kelamin ganda dan juga memiliki benang sari yang sangat banyak. Saking banyaknya, jumlah benang sari pada tanaman ceri bisa mencapai lebih dari 100 helai. Pada saat bunganya tumbuh, bunga tanaman ceri ini akan menonjol keluar dan berada di atas helai daunnya.

  1. Morfologi Buah dan Biji

Buah tanaman ceri berbentuk bulat dengan warnanya yang kemerahan dan ada juga yang kehijauan. Buah tanaman ceri ini memiliki diameter sekitar 1 hingga 15 cm. Di dalam buahnya terdapat banyak sekali biji kecil yang halus. Biji tanaman ceri berwarna putih kekuningan dan bijinya ini juga terbenam di dalam daging buahnya.

Baca Juga : Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Buah Naga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *