You are here: Home » Lainnya » Pengertian dan Unsur Sistem

Pengertian dan Unsur Sistem

Pengertian dan Unsur Sistem – Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengar dan menggunakan kata “sistem. Contohnya, saat mempelajari IPA, kita mengenal  istilah sistem pernafasan, sistem pencernaan, atau sistem respirasi.

Di bidang ekonomi, kita mengenal adanya sistem perbankan Indonesia dan di dunia politik, kita mengenal adanya sistem politik Indonesia . Kata “sistem” sendiri bisa digunakan di berbagai bidang ilmu. Jadi, Apa yang dimaksud dengan sistem?

Secara umum, sistem adalah suatu kesatuan, baik objek nyata atau abstrak yang terdiri dari berbagai komponen atau unsur yang saling berkaitan, saling bergantung, dan secara keseluruhan bersatu dalam satu kesatuan untuk mencapai tujuan. Istilah sistem sendiri berasal dari bahasa latin (systema) dan bahasa Yunani (sustema) yang sering digunakan untuk menggambarkan interaksi di dalam suatu wujud/entitas.

Sistem juga merupakan elemen-elemen yang saling berkaitan atau berhubungan yang berada pada satu wilayah, contoh umumnya adalah Negara. Negara merupakan kumpulan dari elemen-elemen seperti pulau-pulau dan provinsi yang berhubungan sehingga terbentuk sebuah negara dengan rakyat sebagai bagian penggeraknya.

Pengertian Sistem Menurut Para Ahli

Beberapa ahli pernah mengungkapkan definisi mengenai sistem, diantaranya yaitu :

  1. Jogianto (2005:2), yang mengungkapkan bahwa sistem adalah gabungan banyak elemen yang memiliki hubungan dan saling berinteraksi untuk menyelesaikan suatu tujuan. Jogianto juga mengungkapkan bahwa sistem sendiri dapat digambarkan sebagai suatu kejadian yang nyata berupa manusia, benda atau orang nyata.
  2. 2. Harijono Djojodihardjo, yang mengungkapkan bahwa pengertian sistem adalah gabungan suatu obyek yang mempunyai hubungan baik dari segi fungsi maupun hubungan tiap-tiap ciri-ciri obyek yang dengan keseluruhan menjadi kesatuan yang mempunyai fungsi.
  3. Lani Sidharta (1995:9), mengungkapkan bahwa sistem adalah kumpulan beberapa unsur dimana unsur tersebut saling berkaitan bersama dan beroperasi dalam mencapai suatu tujuan bersama.

Unsur-Unsur dalam Sistem

Di dalam sistem harus terdapat unsur-unsur penggeraknya sehingga unsur-unsur tersebut dapat saling berhubungan satu sama lain untuk dapat mencapai tujuan bersama. Ada 4 unsur yang terdapat pada setiap sistem, yaitu :

  1. Objek. Di dalam unsur terdapat objek berupa elemen, bagian, atau variabel.
  2. Atribut. Sesuatu yang menetukan mutu dari suatu sistem dan obyeknya.
  3. Hubungan internal. Setiap elemen harus saling terikat dan berhubungan menjadi satu kesatuan.
  4. Lingkungan. Lokasi, tempat atau wilayah dimana sistem tersebut berada.

Elemen – Elemen dalam Sistem

Terdapat tujuh elemen sebagai pembentuk suatu sistem, yaitu :

  1. Tujuan, sistem dibuat untuk mencapai tujuan tertentu yang ingin dicapai.
  2. Masukan, semuanya yang masuk ke dalam sistem akan diproses, baik itu obyek fisik maupun abstrak.
  3. Proses, yaitu transformasi dari masukan menjadi keluaran yang lebih memiliki nilai, misalnya produk atau informasi. Namun juga bisa dapat berupa hal yang tak berguna, misalnya limbah.
  4. Keluaran, hasil dari pemrosesan dimana wujudnya bisa dalam bentuk informasi, saran, cetakan laporan, produk, dan lain-lain.
  5. Batas, sesuatu yang memisahkan antara sistem dan daerah di luar sistem.
  6. Pengendalian dan Umpan Balik, mekanismenya dapat dilakukan dengan memakai feedback terhadap keluaran untuk mengendalikan masukan maupun proses.
  7. Lingkungan, segala sesuaut di luar sistem yang berpengaruh pada sistem, baik menguntungkan maupun merugikan.

Itulah informasi singkat mengenai pengertian sistem dan unsur-unsur dalam sistem. Semoga artikel ini bisa bermanfaat dan dapat menambah wawasan para pembaca.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *