You are here: Home » Fisika » Pengertian dan Prinsip Kerja Voltmeter

Pengertian dan Prinsip Kerja Voltmeter

Pengertian dan Prinsip Kerja Voltmeter – Hallo!! Selamat datang kembali , pada kesempatan ini kita akan membahas seputar voltmeter , kira kira disini ada yang tau tidak apa itu voltmeter ? pasti sudah banyak yang tau ya , mari kita simak penjelasan berikut ini.

Jadi voltmeter adalah sebuah alat untuk mengukur besar tegangan listrik dalam suatu rangkaian listrik , untuk mengukur beda potensial antara 2 titik pada suatu komponen tertentu , kedua terminal voltmeter haruslah dihubungkan dengan kedua buah titik yang tegangannya akan diukur sehingga akan terhubung secara parallel dengan komponen tersebut.

Terdapat dua jenis voltmeter , yang pertama adalah voltmeter analog yang kedua voltmeter digital , sebenarnya antara keduanya mempunyai fungsi yang sama saja namun yang membedakannya adalah tampilannya , jika voltmeter analog menggunakan jarum penunjuk sedangkan voltmeter digital menggunakan LCD ( liquid crystal display ) voltmeter merupakan galvanometer yang dirangkai seri dengan resistor yang mempuyai hambatan ( R ) yang tinggi , kemampuan ukurnya terbatas sesuai dengan nilai maksimum yang tertera dalam alat ukr itu , ada yang maksimumnya 5 V , 10 V sampai 20 V

Voltmeter disusun secara parallel terhadap letak komponen yang diukur dalam rangkaian. Alat ini terdiri dari tiga buah lempengan tembaga yang terpasang pada sebuah Bakelite yang dirangkai dalam sebuah tabung kaca atau plastic , lempengan luar berperan sebagai anode sedangkan yang tengah berperan sebagai katode. Nah itulah sedikit pengertian daripada voltmeter , lantai prinsip kerjanya seperti apa ? simak seperti penjelasan berikut ini.

Prinsip kerja voltmeter sebenarnya hamper sama dengan ampremeter karena desaian nya yang juga terdiri dari galvanometer dan hambatan seri atau multiplier.

Nah gaya magnetic inilah yang akan menggerakkan jarum penunjuk sehingga menyimpang melewati kumparan , perlu diketahui bahwa semakin besar kuat nya arus maka akan makin besar juga penyimpangannya.

 Bagian bagian dari voltmeter teridiri atas beberapa bagian yaitu yang pertama terminal positif (+) dan negative (-) , yang kedua adalah skala tinggi dan rendah , yang ketiga adalah batas ukur , yang keempat adalah jarum penunjuk , dan yang kelima atau yang terakhir adalah setup pengatur fungsi pengolaan.

Nah jadi itulah sedikit artikel untuk kali ini , semoga bisa membantu kalian semua dan bisa menambah wawasan kalian sedikit demi sedikit , jangan lupa share agar semakin banyak orang yang tau , sekian dan terimakasih .

Baca Juga : Teori Efek Fotolistrik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *