You are here: Home » Pertanian » Pejelasan Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Buah Naga

Pejelasan Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Buah Naga

Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Buah Naga – Yang dimaksud dengan buah naga adalah tanaman tahunan yang termasuk ke dalam kelompok kaktus merambat yang memiliki akar bersifat akar udara.

Buah cantik ini memiliki nama umum yaitu pitaya, dragon fruit, strawberry pear, atau night blomming cereus. Buah ini memiliki nama lain di beberapa negara seperti di Meksiko dan Guatemala Amerika Tenggara dikenal sebagai pitaya / pitahaya / pitajaya / pitaya roja.

Di negara Vietnam disebut dengan nama unik yaitu thang long, sedangkan di Asia secara umum disebut dengan nama dragon fruit.

Dijelaskan bahwa tanaman ini memiliki buah yang paling indah diantara famili kaktus lainnya yang mana buah naga mampu bertahan pada kondisi kering karena memiliki sistem fotosintesis crassulacem acid metabolism / CAM yang efisien dalam menyimpan air.

Mengenal Klasifikasi Tanaman Buah Naga

  • Kingdom : Plantae
  • Sub kingdom : Tracheobionta / tanaman vascular
  • Super divisi : Spermatophyta / tumbuhan berbiji
  • Divisi : Magnoliophyta / tanaman berbunga
  • Kelas : Magnoliopsida / tanaman dikotil atau berkeping dua
  • Ordo : Caryophyllales
  • Famili : Cactaceae / kaktus
  • Sub Famili : Cactoideae
  • Suku / tribe : Hylocereae
  • Genus : Hylocereus / Berger Britt & Rose
  • Spesies : Hylocereus Undatus (Haw) Britt & Rose, Selenecereus Sp

Morfologi Tanaman Buah Naga

 1/Bagian akar

Tanaman Buah Naga ini memiliki sistem akar yang berbeda dengan tanaman pada umumnya yang lainnya. Tanaman ini memiliki akar utama yang tertanam di dalam tanah, juga mempunyai akar udara yang tumbuh di sepanjang sulur dan akar yang dimaksudkan ini bersifat epifit yang dapat merambat dan menempel pada tiang atau tanaman lainnya. Sifat dari perakaran ini menjadikan kaktus ini memerlukan penyangga untuk memanjat sehingga dikenal juga sebagai tanaman memanjat / climbing plant yang akar – akarnya tahan terhadap kekeringan namun tidak tahan terhadap genangan air yang terlalu lama. Adanya akar udara menyebabkan tanaman ini efisien dalam memanfaatkan air meskpiun akar telah dicabut dari tanah maka tanaman masih mampu bertahan hidup dengan menyerap nutrisi dan air menggunakan akar udara.

Baca Juga : Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Nanas

2/Bagian batang / sulur

Sulur adalah salah satu istilah untuk batang pada kaktus, yang mana sulur pada buah naga merupakan batang sukulen serta mengandung air yang dapat berfungsi sebagai cadangan ketika kondisi lingkungan sedang ekstrim. Sulur memiliki warna hijau dimana di dalamnya terjadi proses fotosistesis tanaman yang mana sulur ini memiliki tiga sudut / triangular yang bersifat bergelombang sedang dengan kondisi daun lain lagi yaitu termodifikasi menjadi duri yang berada di sepanjang tepi tepatnya di bagian lembah antar gelombang. Sulur akan terus tumbuh dan menghasilkan cabang sulur dan jumlahnya akan diatur agar buah naga bersangkutan bisa berproduksi secara optimal.

Menurut penjelasan dari pakar mengulas bahwa pengaturan cabang yang baik adalah menggunakan prinsip perbandingan 1 – 3 – 3 yang artinya satu sulur utama dan tiga sulur cabang pertama serta tiga sulur cabang kedua dimana jika terbentuk tunas cabang baru maka wajib dilakukan pemamngkasan. Tujuan pengaturan cabang ini adalah untuk menjaga tanaman tetap dalam kondisi ideal, tidak tercipta keadaan terlalu lembab dan pertanaman yang tertata dengan rapi.

3/Bagian bunga

Bunga pada buah naga memiliki bentuk corong memanjang dan menyimpan ukuran sekitar 27 s/d 30 cm tergantung pada spesies masing – masing, Juga kelopak bunga bagian luar biasanya berwarna hijau, sedangkan kelopak bunga bagian dalam berwarna kuning dan mahkota bunga ketika sedang mekar berwarna putih. Bunga buah naga mempunyai tipe biseksual dimana putik dan benang sari terdapat pada satu bunga. Selanjutnya benang sari berwarna kuning dengan jumlah yang cukup banyak dan putik tunggal berwarna kuning pucat.

Bunga buah naga mempunyai beberapa karakteristik dalam hal penyerbukan, yang menjadikan permasalahan dalam penyerbukan bunga adalah perebdaan ketinggian antara benang sari dan putik dimana biasanya bunga – bunga akan mekar di sepanjang malam hari dan selesai melar menjelang dini hari, hanya memekar satu malam saja. Di Australia bunga buah naga terkenal dengan sebutan moon flower atau queen of the night.

4/Bagian buah

Seperti diketahui bahwa buah naga memiliki warna merah muda cerah dan cantik yang bersisik. Rata – rata buah berukuran besar antara 150 s/d 600 gram per buah yang mana daging buah berwarna putih atau merah dengan biji berwarna hitam, kecil – kecil dan dalam jumlah banyak. Kulit buah naga putih dan buah naga merah mempunyai perbedaan yaitu sebagai berikut buah naga putih berwarna mencolok cerah namun ada juga yang agak kusam, sedangkan bentuk buah naga merah lebih cenderung berwarna merah mencolok meskipun ada juga yang kusan. Bentuk buah naga putih rata – rata besar lebih lonjong sedangkan buah naga merah lebih bulat. Sisisk buah naga putih terdapat semburat hijau sedangkan sisik buah naga merah seluruhnya berwarna merah.

Demikian kami menjelaskan dengan singkat tentang klasifikasi dan morfologi tanaman buah naga, semoga bermanfaat bagi para pembaca.

Baca Juga : Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Tomat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *