You are here: Home » Biologi » Cara Budidaya Tanaman Wortel

Cara Budidaya Tanaman Wortel

Cara Budidaya Tanaman Wortel – Sayur berwarna orange ini banyak mengandung vitamin A yang baik untuk kesehatan, mau tau bagaimana cara budidaya tanaman wortel, berikut penjelasannya.

Tanaman wortel dengan nama latin “ Daucus carota L” adalah  tanaman yang berasal dari Asia Tengah yang menyebar luas ke berbagai daerah di seluruh dunia. Budidaya tanaman wortel cocok untuk daerah yang  beriklim sub tropis atau di dataran tinggi tropis.

Budidaya tanaman wortel ini sangatlah mudah dan juga sederhana, tetapi harus memperhatikan kondisi lahan atau kebun, serta pemeliharaan yang baik agar dapat menghasilkan tanaman yang berkualitas dan menghasilkan produktivitas yang tinggi. Untuk lebih jelasnya perhatikan cara budidaya tanaman wortel berikut ini.

Syarat Pertumbuhan

Tanaman wortel sangat baik di tanam dengan suhu optimum 15-21 Celcius, sehingga mempercepat pertumbuhan akar sehingga bagian atas tanaman akan tumbuh dengan maksimal. Tanah lempung berpasir sangat cocok untuk budidaya tanaman wortel karena mudah untuk penetrasi akar sehingga pertumbuhan akan lebih cepat.

Persiapan benih

Pemilihan benih sangat penting, karena dapat mempengaruhi pertumbuhan tanaman wortel. Benih diambil dari indukan yang sudah berumur tua, benih sehat, serta bebas hama dan penyakit. Budidaya tanaman wortel dapat di perbanyak secara generatif atau biji yang langsung di beli di toko terdekat.

Pengelolahan media tanam

Dalam proses budidaya tanaman wortel pengelolahan media tanam bertujuan untuk mendapatkan tingkat kesuburan dan kegemburan tanah. Hal ini dapat di lakukan dengan cara membersihkan gulma atau tanaman yang ada di sekitar kebun,selanjutnya adalah membajak atau mencangkul lahan hingga rata dan mencampurkan pupuk kandang atau kompos, kemudian pembuatan bedengan dengan panjang tergantung lahan, lebar 1-2 meter dengan ketinggian 30-40 cm bahkan lebih. Kemudian  siram dan diamkan beberapa hari sebelum penanaman, dan sebaiknya buatlah drainase disekitar bedengan.

Penanaman tanaman

Proses penanaman tanaman wortel sangat mudah hanya dengan  melakukan penyebaran secara tersusun dan satu jalur. Hal ini bertujuan agar tanaman dapat terhindar dari hama dan penyakit. Penanaman benih tanaman wortel  membutuhkan lubang tanam sedalam 2-3 cm, dengan meletakan biji dalam lubang tanam dan juga masukan tanah permukaan di lubang tersebut. Kemudian lakukan penyiraman hingga lembab.

Pemeliharaan tanaman

Pemeliharaan tanaman wortel yaitu  berupa penyulaman, penyiangan, penyiraman, pembubunan, dan pemupukan. Pemeliharaan berupa penyulaman di lakukan dengan menggantikan tanaman yang tidak tumbuh dengan tanaman baru, di lakukan setelah 15-20 hari setelah tanam. Sedangkan penyiangan di lakukan dengan membersihkan gulma atau tanaman liar yang berada di sekitar tanaman wortel. Untuk penyiraman atau pengairan di lakukan 2 kali dalam satu hari, tetapi dalam penyiraman ini tidak boleh berlebihan untuk menjaga kualitas tanaman. Sedangkan pembubunan di lakukan ketika tanaman sudah memiliki daun atau isi umbi pada tanaman.Untuk pemupukan tanaman dapat di lakukan dengan menggunakan pupuk Urea, Za, Sp, Kcl sesuai dengan takaran.

Pengendalian Hama dan penyakit

Tahap selanjutnya adalah pengendalian hama dan penyakit, hal ini di lakukan dengan seperlunya saja yaitu dengan melihat gejala atau serangan penyakit di tanaman. Tindakan yang harus di lakukan adalah dengan melakukan penyemprotan pestisida setiap minggunya, dan setelah tanam dilakukan pemupukan dengan insektisida, sesuai dengan dosis. Insektisida ini berupa Desis atau Antrakol.

Pemanenan Tanaman

Tanaman wortel dapat dipanen ketika sudah beumur 3-4 bulan setelah tanam, tergantung dengan pertumbuhan dan juga varietesnya. Pemanenan ini di lakukan dengan cara menggemburkan tanah dahulu, baru mencambutnya atau menggunakan bantuan garbu. Untuk pemanenan  sebaiknya di lakukan pada pagi dan sore hari untuk menjaga kualitas pada tanaman.

Baca Juga :

Dalam budidaya tanaman wortel, yang terpenting adalah memperhatikan hal-hal yang telah dijelaskan diatas,selamat mencoba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *