You are here: Home » Tips dan Trik » 6 Cara jitu mengetahui lowongan kerja palsu

6 Cara jitu mengetahui lowongan kerja palsu

6 Cara jitu mengetahui lowongan kerja palsu – Tidak bisa dipungkiri bahwa semakin lama kita hidup justeru kebutuhan hidup kita semakin banyak. Terlebih semua itu memiliki harga yang juga terus naik dari hari kehari.  Itulah kenapa samakin hari banyak orang yang mencari pekerjaan dengan bayaran yang cukup untuk dapat memenuhi kebutuhan ini. Sayangnya, ternyata semakin banyak pula lowongan kerja yang palsu.

Kejahatan memang pada nyatanya mampu melangkah lebih maju dari pada penanganannya. Seperti misalnya pada lowongan kerja palsu yang sampai saat ini sudah memakan banyak korban penipuan. Mungkin karena lowongan kerja adalah salah satu hal yang paling dicari oleh banyak orang yang menjadikan semakin banyak saja lowongan kerja palsu baik di kota- kota besar ataupun di desa- desa.

Namun walaupun begitu, selalu ada cara agar kita tetap waspada. Terlebih setelah kita mengetahui cara- cara jitu mengetahui lowongan kerja palsu agar kita tidak menjadi korban penipuan mereka. Apa saja cara jitu mengetahui lowongan kerja palsu itu? berikut ulasannya:

  1. Deskripsi

Langkah pertama yang harus kita cermati sebelum melamar pekerjaan adalah deskripsi dari pekerjaan serta latar belakang dari perusahaan yang akan kita masuki. Langkah ini sangat tepat terlebih jika kita mendapatkan info lowongan pekerjaan ini bukan dari orang yang kita kenal dengan baik. Kalau perlu cek via internet untuk mengetahui perusahaan yang dicantumkan. Sebagian besar perusahaan memiliki website tersendiri yang berguna untuk mengenalkan perusahaan mereka kepada masyarakat umum sekaligus sebagai sarana promosi produk/ jasa mereka. Jika perusahaan yang kita akan masuki tidak terdata di Internet, lebih baik kita waspada akan lowongan kerja palsu.

Selain melihat Company Profile pada internet, kita juga bisa memperhatikan lebih seksama deskripsi dari iklan lowongan kerja tersebut. Terdapatnya kalimat, ‘buruan mendaftar’, ‘tidak harus berpengalaman’, atau sejenisnya, biasanya merupakan iklan lowongan kerja palsu. Terlebih jika iklan tersebut menawarkan untuk bekerja di perusahaan negara atau perusahaan besar ternama lainnya. Perusahaan negara atau perusahaan besar biasanya hanya mengiklankan lowongan pekerjaan di website resmi mereka masing- masing.

  1. Domain dan email

Jika memang nama perusahaan yang ada di iklan lowongan pekerjaan itu terdapat di Internet, kita juga jangan sampai langsung percaya begitu saja. Perusahaan palsu yang membuat lowongan kerja palsu biasanya membuat website dengan domain blog gratis. Seperti misalnya wordpress ataupun blogspot. Perusahaan palsu tidak akan mengeluarkan biaya untuk melaksanakan kejahatannya.

Berbeda dengan perusahaan asli yang rela mengeluarkan biaya yang terkadang cukup besar untuk membuat website. Itulah kenapa biasanya domain perusahaan besar selalu .com, .co.id, .org. atau domain berbayar lainnya. Karena website adalah salah satu gambaran dari kualitas perusahaan itu yang berguna menarik kepercayaan dari masyarakat luas.

Hal domain inipun juga berpengaruh kepada alamat email. Jika kemudian setelah kita melamar kita dihubungi via email, perhatikan dengan seksama alamat email si pengirim pesan. Apakah dia menggunakan alamat email gratisan atau tidak. Seperti misalnya @gmail, @yahoo, @rocketmail, atau lainnya. Sama halnya dengan domain yang gratis, perusahaan palsu juga biasanya membuat alamat email dengan email gratis karena tidak mau mengeluarkan biaya.

  1. Gambar

Perusahaan asli biasanya juga menggunakan jasa fotography dan editing foto professional guna memperkenalkan diri dan produk/ jasanya kepada masyarakat. Hal ini berbeda dengan perusahaan palsu yang biasanya hanya mengambil gambar yang sudah tersedia di mesin pencari untuk dijadikan salah satu cara untuk memperkenalkan diri dan produk/ jasanya. Oleh karena itu, perhatikan dengan seksama apakah gambar yang ada pada iklan lowongan kerja itu asli atau tidak.

  1. Biaya

Perusahaan palsu yang memasang iklan lowongan kerja palsu biasanya selalu meminta sejumlah biaya untuk berbagai macam keperluan yang tidak kita mengerti. Padahal, jika memang lowongan kerja itu asli dari perusahaan yang asli pula, biasanya segala keperluan yang dibutuhkan selalu ditanggung oleh perusahaan guna memperlihatkan professionalitas perusahaan tersebut. Terlebih jika perusahaan itu meminta pembayaran melalui ATM ke nomer rekening milik pribadi.

  1. Nomer telepon

Kita juga patut curiga ketika melihat nomer telepon pada deskripsi salah satu iklan lowongan kerja. Biasanya, perusahaan asli selalu mencantumkan nomer telepon kantor di iklan lowongan kerjanya. Bukan nomer telepon pribadi atau ponsel seperti yang biasa dilakukan oleh perusahaan palsu dengan iklan lowongan kerja palsunya itu. Ini karena nomer telepon pribadi atau ponsel bisa dirubah atau di non aktifkan kapanpun. Bisa saja ketika kita hendak melamar nomer itu aktif tapi ketika kita sudah merasa dirugikan nomer telepon itu menjadi tidak aktif.

  1. Kontrak

Saat penandatanganan kontrak kerja patutnya kita juga lebih teliti. Jangan sampai kita asal menandatangani tanpa memahami terlebih dahulu pasal- pasal dari kontrak kerja itu. Jangan sampai kita mengalami kesalah pahaman dengan perusahaan karena kita tidak memahami isi kontrak kerja tersebut.

Itulah beberapa cara jitu mengetahui lowongan kerja palsu. Walaupun kita semua membutuhkan pekerjaan untuk dapat memenuhi kebutuhan kita sehari- hari, bukan berarti kita harus lalai yang kemudian bisa merugikan kita. Jika memang sedang membutuhkan pekerjaan, ada baiknya kita berkonsultasi dengan teman atau kerabat tentang daftar perusahaan yang sedang membuka lowongan pekerjaan. Terima kasih. Semoga bermanfaat.

Baca Juga : Cara Mudah dan Ampuh Mengusir Kecoa di Rumah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *